Tanggapan presiden Avex mengenai kasus JYJ


Tanggal 17 September kemarin, JYJ mengeluarkan pernyataan mereka “Kami tidak habis pikir, ternyata Avex memanfaatkan kami sebagai alat pencari keuntungan dibanding memperlakukan kami sebagai artis/seniman. Pertama-tama, kami meminta maaf kepada para fans karena berita ini, kami sangat sedih mendapat kabar penghentian kegiatan, setelah semua kerjasama dan diskusi yang kami lakukan dengan Avex, terasa sangat menyiksa karena tidak dapat memenuhi janji kami menemui para fans di Jepang. Dan untuk menyelesaikan masalah ini, kami membutuhkan perhatian dari kalian (fans). Kami harap kita dapat bertemu sesegera mungkin, setelah kegiatan promo kami berlanjut lagi.”

Dan menanggapi pernyataan itu, presiden Avex, Masato “max” Matsuura membicarakan hal tersebut lewat twitter miliknya.
“Bila kami (avex) sebuah perusahaan yang buruk, saya pikir semua artis di avex akan pergi meninggalkan kami. Saya pikir, kami perusahaan yang baik, hanya saja ada yang tidak bisa menyampaikan pendapatnya/berbicara/berunding dengan baik. Sebenarnya kamilah yang menderita kerugian yang paling besarSaya telah melakukan semua yang saya bisa. Saya tidak tahu kenapa mereka memilih pihak lain, bila kamu melakukannya, maka inilah yang terjadi! Tidak ada yang bisa dilakukan lagi. Bila Baek, mempunyai status yang sangat berpengaruh, maka ia memang memilikinya. Saya tidak tahu alasan mereka (JYJ) tidak memilih kami (avex), tapi kami meminta mereka untuk bertahan bersama kami, karena saya masih menyukai mereka (JYJ). Saya sedang sangat emosional saat ini, sepertinya saya akan diam untuk beberapa saat.”
Sumber : Masato Matsuura Twitter

Advertisements

Penundaan aktivitas JYJ di Jepang


Avex mengumumkan penundaan kegiatan trio JUNSU/JAEJOONG/YOOCHUN di Jepang karena adanya masalah dengan agensi mereka. Berita buruk ini menyusul keberhasilan mereka menempati puncak chart album dan DVD Oricon minggu ini. Junsu/JAEJOONG/YOOCHUN saat ini dimanajeri oleh agensi Korea, CJeS Entertainment. Dan diketahui bahwa ayah dari salah satu perwakilan agensi tersebut adalah ketua organisasi kejahatan (mafia), dan memakai kedudukan ayahnya sebagai alat untuk memeras dan memaksa artis yang dimanajerinya. Ia juga mendapat dakwaan hukuman penjara. Selengkapnya

Avex menghentikan konser tahunan untuk pemegang saham

Sejak tahun 1999, Avex selalu mengadakan pertemuan rutin untuk para pemegang saham dengan konser setelahnya. Pihak Avex telah mengumumkan bahwa mulai tahun depan konser tahunan itu akan dihentikan.
Avex memberi penjelasan hal itu dilakukan karena sulit mencari lokasi yang cocok karena bertambahnya orang yang hadir. Selain itu beberapa anggota bahkan mencoba menjual formulir keikutsertaannya sebagai pemegang saham kepada orang yang mencoba masuk secara ilegal. Karenanya Avex kini berencana untuk menerapkan “sistem prioritas pemesanan untuk pemegang saham” dimana para pemegang saham bisa memesan posisi kursi tempat duduknya.
Sumber : Sanspo.com

%d bloggers like this: