Tutupnya HMV Shibuya


Salah satu landmark terkenal di Shibuya adalah HMV. Toko musik yang menjual berbagai jenis CD ini telah berdiri sejak tahun 1990. Tapi, akibat turunnya penjualan karena konsumen lebih memilih men-download musik dari internet (yang ilegal), toko ini resmi ditutup tanggal 22 Agustus lalu setelah 21 tahun melayani para pecinta musik. Dengan ditutupnya gerai HMV yang terletak di pusat perbelanjaan Shibuya ini berarti HMV Japan resmi hanya mengoperasikan 47 gerai.

Menurut Recording Industry Association of Japan (Nihon Kiron Media Kogyoukai), nilai penjualan CD musik di Jepang mencapai puncaknya sekitar 587.8 milyar yen pada tahun 1998, dan kemudian terus mengalami penurunan hingga akhirnya sebesar 245.9 miliar yen pada tahun 2009.
HMV Shibuya, merupakan gerai HMV pertama di Jepang pada tahun 1990, yang merupakan anak perusahaan HMV group plc di Inggris. Namun, pada tahun 2007, semua saham HMV dibeli oleh Daiwa Securities SMBC Principal Investments Co.

Forever 21 Shinjuku
Sekarang, landmark HMV yang terkenal di Shibuya itu telah tergantikan oleh Forever 21, salah satu toko terkenal dari Amerika. Toko ini akan menempati gedung 6 lantai yang dulunya adalah surga bagi para pecinta musik dan kini diambil alih oleh pecinta fashion (fashionistas).
Toko ini akan mulai beroperasi awal Januari 2011. Forever 21 Shibuya akan menjadi cabang ke-5 di Tokyo setelah Harajuku, Ginza, Lalaport dan Shinjuku dan menjadi yang terbesar dengan 6 lantainya.

10 Responses to Tutupnya HMV Shibuya

  1. Popo says:

    egh itu cm tokonya doang kan? Aq kemaren br PO album br NEWS tu di HMV (dipesenin tmn) kalo HMVnya ndiri masih buka ngga? yg online mksdnya?

  2. Andhika NP says:

    walau masih ada 47 gerai lagi.. tapi please deh gitu yeehh… tu storenya HMV paling terkenal gitu lho.. asli kaget gw denger ni berita. lebih dahsyat ketimbang kejadian 11 september di New York…

    • ahorikita says:

      iya si, sayang banget, malah landmarknya yg digusur, maklum di tengah kota, di indo juga gitu, apalagi jakarta dan bandung, kaya tutupnya aquarius mega store kemarin…

  3. Andhika NP says:

    buat gw . HMV Shibuya tu bukan sekadar sentra bisnis. tu tempat bermakna banget bagi pecinta musik apapun, khususnya para record colector. kultur “shibuya – kei ” tanpa didukung toko tersebut, mungkin gak akan bergema sampe sekarang. artis2 Shibuya -kei semacam pizzicato five, kenji ozawa, kahimi karie, flipper’s guitar ampe si jenius Corneliuspun berhutang budi ma ni toko…

    • ahorikita says:

      betul2..
      disini biangnya shibuya kei
      gak tau kenapa malah gerai bersejarah ini yang ditutup
      mungkin harga tanahnya yang mahal, hehe😀😀 —> masuk akal juga..
      makasih komen bermutunya
      mungkin berminat ngirim artikel?

  4. Andhika NP says:

    aku punya newsleter gitu.. tapi cuma buat senggang2 di kala pekerjaan komersil mulai terasa muak,, hahha.. namanya colour today. ni lagi nulis tentang HMV. ntar kalo dah jadi kukirim tulisannya. insya allah cetaknya juga kukirim ke prambors semarang…

  5. Andhika NP says:

    based di jogja.. newsleter gw tentang musik dan fashion. jadi gak sebatas kultur2 di jepang ajah.. gw juga gak terlalu banyak ngerti tentang kultu2 jepang. tapi Ryuichi Sakamoto en Masami “Merzbow” Akita lah yang bikin gw tertarik melirik musisi jepang yang lain..

    • ahorikita says:

      woh, cah underrated ki, sangar, hehehe
      jangan2 sering ke kaskus juga?😀😀😀

      oke deh, ditunggu kabar2nya, sapa tau punya artikel yang mau disumbangkan,😀😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: